PENDAMPINGAN PENEGASAN BATAS BENDUNGAN BOTAWA BERBASIS GEOSPASIAL DI KABUPATEN WAROPEN

  • Anna M Labok Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
  • Mercyana T Zebua Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Abstract

Pembangunan Bendungan Botawa di Kabupaten Waropen memerlukan dukungan data spasial yang akurat untuk menjamin kepastian batas area pelepasan yang menjadi bagian dari proses pengadaan tanah dan pengelolaan kawasan bendungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi Balai Wilayah Sungai Papua dan para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pemetaan serta pemasangan patok batas guna meningkatkan kepastian spasial area pelepasan Bendungan Botawa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis teknologi geospasial yang meliputi koordinasi dan identifikasi awal, survei lapangan, pengukuran menggunakan Global Navigation Satellite System (GNSS), pengolahan data Sistem Informasi Geografis (SIG), verifikasi batas secara partisipatif, serta pemasangan patok batas di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh titik batas area pelepasan berhasil diidentifikasi dan dipetakan secara akurat. Kegiatan ini menghasilkan peta batas area pelepasan bendungan, basis data koordinat spasial, serta patok batas yang terpasang pada titik-titik yang telah disepakati bersama. Selain meningkatkan kepastian spasial kawasan, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman dan kesepahaman antara Balai Wilayah Sungai Papua, pemerintah daerah, dan masyarakat mengenai posisi serta fungsi batas kawasan. Pendampingan yang dilakukan membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi geospasial yang dipadukan dengan pendekatan partisipatif mampu mendukung proses penegasan batas secara efektif serta mengurangi potensi konflik pemanfaatan lahan pada kawasan terdampak pembangunan bendungan.

Published
2026-06-06