ANALISIS KUALITAS AIR BAKU DALAM RANGKA PENYEDIAAN AIR MINUM BAGI MASYARAKAT PEDESAAN DI WILAYAH PESISIR DISTRIK SENTANI
Abstract
Distrik Sentani adalah salah satu dari 9 (sembilan) Distrik yang ada di Kabupaten Jayapura. Distrik
Sentani terdiri dari 9 (sembilan) bagian antara lain 3 (tiga) Kelurahan dan 6 (enam) Kampung. Penelitiian ini
dilakukan atau dikhususkan pada 5 (lima) Kampung yang terletak di pinggiran danau Sentani yang antara lain,
Ifar Besar, Yobeh, Ifale, Yoboy, dan Hobong. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola penggunaan air
baku oleh masyarakat, kualitas air baku yang dipakai dan menentukan altenatif pengolahan air minum untuk
masyarakat kampung di lokasi penelitian. Prosedur penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan
tahapan penelitian yaitu : pertama, teknik pengumpulan data meliputi primer dan sekunder, kedua identifikasi
masalah, ketiga penentuan variable yang meliputi parameter Fisik : pH, Warna, dan TDS, parameter Kimia :
Besi (Fe) dan Kesadahan Total, serta parameter Biologis : E-Colli dan Colli Form, keempat analisis data yang
meliputi kualitas air baku yang digunakan.
Masyarakat di lokasi penelitian cenderung menggunakan air sumur dari pada air danau, dimana 4 (empat)
kampung menggunakan air tanah (sumur) sebagai air baku untuk kebutuhan air minum, kampung-kampung
tersebut antara lain : Ifar Besar, Yobeh, Ifale, dan Yoboi. Hasil pemeriksaan sampel air menunjukan bahwa
kualitas air bakutelah tercemar oleh bakteriologis yaitu E-Colli dan Colli Form yang memiliki nilai lebih tinggi
dari standar kualitas air minum oleh Per Men Kes RI No 416 tahun 1990. Perlu diadakan suatu solusi bagi
masyarakat dengan suatu sistem pengolahan secara desinfeksi dengan skala kecil yang mampu mencukupi
penyediaan air baku pada setiap kampung.




