EVALUASI PELAKSANAAN CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK (CDOB) PADA PBF LOKAL Y DAN PBF NASIONAL X KOTA JAYAPURA

  • Rima Anglia M.Farm Universitas Sain dan Teknologi Jayapura
  • Herlando Philips Kakisina
  • Siska Syafitri
  • NurulHuda M.Nurdin
  • Nur Aida Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
  • Irenia Putri Budyana Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
Keywords: CDOB, PBF Lokal Y, PBF  Nasional X, Kota Jayapura

Abstract

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian Evaluasi Pelaksanaan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) pada PBF Lokal Y dan PBF Nasional X Kota Jayapura pada bulan April–Juni 2026. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan dan kesesuaian sistem distribusi obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat sesuai standar yang berlaku. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur, pengamatan langsung, dan telaah dokumen sesuai pedoman CDOB. Variabel yang diukur meliputi kesesuaian bangunan, manajemen personil, proses pengadaan dan penerimaan, sistem penyimpanan, pengemasan, transportasi, serta kelengkapan administrasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBF Nasional X dan PBF Lokal Y masing-masing memiliki tingkat kesesuaian 100% pada seluruh aspek yang dinilai. Rata-rata persentase kesesuaian kedua PBF adalah 100%, menunjukkan bahwa pelaksanaan distribusi obat di kedua PBF berada pada kategori baik dan sepenuhnya sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2025 tentang Standar Cara Distribusi Obat yang Baik.

Kata Kunci: CDOB, PBF Lokal Y, PBF  Nasional X, Kota Jayapura

References

6. Daftar Pustaka
[1] Angely., Rahmawati, A. E., & Widjaja, H. 2025. Analisis komparatif aspek manajemen mutu dalam penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik antara PerBPOM Nomor 6 Tahun 2020 dan Nomor 20 Tahun 2025. Jurnal Farmasi Syifa.
[2] Pangestu, L., & Holik, H. A. 2024. Analisa kesesuaian aspek bangunan di salah satu Pedagang Besar Farmasi terhadap CDOB. Farmaka.
[3] Wijaya, M., Rahmawati, S., & Pratama, A. 2018. Evaluasi Pelaksanaan Cara Distribusi Obat yang Baik pada Pedagang Besar Farmasi. Jurnal Farmasi Indonesia, 15(2), 120-128.
[4] Rachmayanti, A. S., Putri, D., & Lestari, N. 2023. Gambaran Pelaksanaan Penyimpanan CDOB pada PBF BUMN dan Non BUMN di Kota Batam. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 21(1), 45-53.
[5] Nofriyanti., Safitri, D., & Tinnisa, N. 2024. Evaluation of Good Distribution Practice implementation at pharmaceutical logistics installation. Health & Medical Sciences.
[6] BPOM Jayapura. 2024. Laporan Pemeriksaan Pedagang Besar Farmasi Kota Jayapura. Balai Besar POM Jayapura.
[7] Sari, N., dkk. 2023. Peran Sistem Manajemen Mutu dalam Meningkatkan Kepatuhan Terhadap CDOB. Jurnal Ilmu Farmasi, 10(1), 11-19.
[8] Hidayat, M., dkk. 2023. Kompetensi Sumber Daya Manusia dalam Penerapan CDOB. Jurnal Pendidikan dan Penelitian Farmasi, 8(2), 67-75.
[9] Darmayanti, N. P. D., dkk. 2023. Implementasi Cara Distribusi Obat yang Baik pada sistem distribusi obat di PBF. Archives Pharmacia, 5(2), 105-112.
[10] Wirawan. 2018. Evaluasi Penyimpanan Sediaan Farmasi Di Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Nhk, 151, 10-17.
[11] Yusuf, & Avanti. 2020. Dalam Supriyanta et al., Evaluasi Pelaksanaan CDOB Di Apotek Wilayah Kecamatan Cikupa. Jurnal Farmagazine, 7(2), 14.
12] Dewi, S. P., dkk. 2023. Analisis Penerapan Pemeriksaan Penerimaan Obat sebagai Upaya Pengendalian Mutu di PBF. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 11(1), 78-86.
[13] Agustyani, V., dkk. 2017. Evaluasi Penerapan CDOB Sebagai Sistem Penjaminan Mutu Pada Sejumlah PBF Di Surabaya. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 15(1), 70-76.
[14] Suryani, L., & Hidayat, A. 2023. Analisis Risiko dan Pengaturan Alih Daya Kegiatan Distribusi Obat. Jurnal Manajemen Risiko Farmasi, 3(2), 77-85.
[15] Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2025 tentang Standar Cara
Published
2026-08-25