IDENTIFIKASI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN MELALUI PENDEKATAN KLASTERDI DISTRIK ARSO TIMUR KABUPATEN KEEROM

  • Musfira Musfira Universitas Saisn dan Teknologi Jayapura
Keywords: Pengembangan, sektor pertanian, ekonomi lokal, klaster

Abstract

Salah satu strategi pengembangan wilayah yang sedang digalakkan saat ini adalah
dengan pengembangan ekonomi lokal (PEL) yaitu dengan memanfaatkan potensi yang
terdapat di daerah tersebut. Dalam melakukan identifikasi pengembangan ini, metode yang
digunakan adalah metode analisa kualitatif yakni menilai hasil pengembangan sektor
pertanian melalui persepsi pemerintah setempat dan pelaku usaha di sektor pertanian di
Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.
Penelitian ini berkaitan dengan instrumen pengembangan sektor pertanian antara lain
aktivitas dalam sektor pertanian, stakeholder yang terlibat dan hasilnya.
Dampak dari proses perencanaan yang tidak baik ternyata memberi hasil yang tidak baik
pula dengan tidak terjawabnya permasalahan dari pelaku usaha yang mengakibatkan kurang
dan tidak optimalnya penjelasan mengenai hasil yang diinginkan, efek, atau konsekuensi
yang akan terjadi dari pelaksanaan program atau kegiatan. Dimana hak itu menjadi sebuah
ukuran jangka panjang utama mengenai keberhasilan atau efektivitas strategi yang telah
ada. Selain itu, keterlibatan stakeholder yang terlibat dalam proses perencanaan juga belum
dapat memberikan kontribusi sesuai dengan peranannya. Sehingga, kondisi sektor
pertanian mengalami stagnansi bahkan penurunan.

Published
2018-08-07
Section
Articles