PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DALAM PROSES SELEKSI PENERIMAAN CALON MAHASISWA BARU

(Studi Kasus: Prodi Teknik Informatika STIMIK Sepuluh Nopember Jayapura)

  • Sitti Nur Alam Program Studi Teknik Informatika STIMIK Sepuluh Nopember Jayapura
Keywords: STIMIK Spenop, SAW, Kriteria, Alternatif, Rengking

Abstract

Faktor pendukung suksesnya proses belajar mengajar di suatu perguruan tinggi
adalah kualitas input calon mahasiswa baru yang baik serta proses seleksi masuk yang baik
dan benar. Semakin baik kualitas input calon mahasiswa baru yang diterima serta ditunjang
dengan proses seleksi yang baik maka akan sangat membantu keberhasilan proses
pembelajaran yang akan dilakukan.
Penelitian ini dilakukan untuk mengimplementasikan metode Simple Additive
Weighting (SAW) dalam proses seleksi calon mahasiswa baru di Program Studi Teknik
Informatika STIMIK Sepuluh Nopember Jayapura. Metode SAW merupakan salah satu
metode penyelesain pada Multi-Attribute Decision Making (MADM). Konsep dasar metode
SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada
semua atribut. Kriteria yang akan digunakan dalam proses seleksi calon mahasiswa baru ini
sebanyak 6 (enam) kriteria, yaitu Fotocopy Ijasah SMA legalisir, Nilai Ujian Nasional (UN),
Tahun Lulus, Nilai Ujian Wawancara, Test Tertulis dan Jurusan SLTA.
Hasil penelitian ini adalah menghasilkan peringkat/rengking nilai dari setiap calon
mahasiswa baru yang mendaftar untuk mengikuti seleksi masuk di Program Studi Teknik
informatika S1 STIMIK Sepuluh Nopember Jayapura. Berdasarkan peringkat nilai yang
dihasilkan, panitia seleksi dapat menentukan calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos
seleksi sesuai standar nilai dan atau kuota yang telah ditentukan oleh pihak manajemen
STIMIK Sepuluh Nopember Jayapura.

Published
2015-07-01
Section
Articles