AKUNTABILITAS KEUANGAN DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN STUDI KASUS PADA GEREJA KRISTEN INJILI ONOMI FLAVAUW SENTANI

  • Gratiana Deodata Puspita UNIVERSITAS SAINS DAN TEKNOLOGI JAYAPURA
  • Miraclin Yuliana S K Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
Keywords: Akuntabilitas, Keuangan, Organisasi keagamaan

Abstract

Gereja merupakan salah satu bentuk organisasi nonprofit, yaitu organisasi yang tidak bertujuan mencari keuntungan melainkan untuk kesejahteraan masyarakat karena dana yang digunakan untuk operasional gereja tidak berasal dari kegiatan operasional gereja melainkan dari masyarakat. Oleh sebab itu maka penting bagi gereja untuk bertanggung jawab atas penggunaan dana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana akuntabilitas keuangan yang diterapkan pada Gereja Kristen Injili Onomi Flavauw Sentani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini melihat pertanggungjawaban keuangan dari pengelola Gereja. Data dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh secara langsung dari Gereja Kristen Injili Onomi Flavauw Sentani. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi (Pengamatan), Wawancara, dan Dokumentasi, dan Teknik analisis data engan mengunakan Teknik analisis data kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kepercayaan dan wujud nyata dari penginaan keuangan menjadi hal utama dalam praktik akuntabilitas serta pertanggungjawaban keuangan gereja dimana sumber keuangan gereja berasal dari para jemaaat. Berdasarkan hasil penelitian pengurus Gereja telah 90% memahami pentingnya akuntabilitas keuangan dan sudah menerapkan praktek akuntasi dalam laporan keuangan walaupun masih menggunakan metode pembukuan yang sederhana serta telah menerapkannya sesuai acuan pokok – pokok ajaran di Gereja.

References

[1] Ikatan Akuntansi Indonesia, Psak 45. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. 2011.
[2] K. G. S. S. Dewi, Atmadja, and Adiputra, “KONSEP AKUNTABILITAS KEUANGAN DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN (Studi Kasus pada Gereja Kerasulan Baru di Indonesia, Distrik Jawa Timur dan Bali),” JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi S1, vol. 3, no. 1, 2015.
[3] Silvia, Janets, and Muhammad Ansar, “Akuntabilitas Dalam Perspektif Gereja Protestan: Studi Fenomenologis Pada Gereja Protestan Indonesia Donggala Jemaat Manunggal Palu,” 2012.
[4] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. 2012.
[5] Manurung Cinta, “Analisis Penerapan Akuntabilitas Keuangan Dalam Organisasi Keagamaan Gereja Protestan (Studi Kasus pada Gereja Protestan HKBP Yogyakarta). ,” 2020.
[6] I. B. G. Sumardika, “Konsep Akuntabilitas Keuangan Dalam Organisasi Keagamaan (Studi Pada Pura Melanting di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng),” 2016.
[7] A. Latif, “Akuntabilitas dan Pengelolaan Keuangan di Masjid (Studi Kasus di Masjid Nurul Huda Kecamatan Polan Harjo),” Surakarta, 2014.
[8] K. G. S. Susan and Dewi, “Konsep Akuntabilitas Keuangan Dalam Organisasi Keagamaan ( Studi Kasus Pada Gereja Kerasulan Baru Di Indonesia, Distrik Jawa Timur Dan Bali),” Singaraja, 2015.
[9] M. K. G. Raya, “Evaluasi Implementasi Pelaporan Keuangan Sebagai Bentuk AKuntabilitas Organisasi Keagamaan (Studi Kasus Gereja Katolik Paroki St. Paulus Miki Salatiga). ,” Salatiga, 2017.
[10] J. R. Purwaningrum, “Analisis Transparansi dan Akuntabilitas Pelaporan Keuangan Dalam Organisasi Keagamaan di Masa Pandemi COVID-19 (Studi Kasus Pada Gereja Katolik St. Maria Annuntiata, Sidoarjo ),” Jawa Timur, 2021.
[11] A. A. N. Religiusti, “Implementasi Sistem Pencatatan Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada Organisasi Keagamaan (Studi Kasus Pada Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat ‘MARANATHA’),” Jawa Timur , 2014.
[12] C. Novita sari, “Praktik Akuntabilitas Di Organisasi Gereja (Studi Kasus Pada Gereja Bethel Indonesia Dr. Cipto 3 Ambarawa).,” Salatiga, 2016.
Published
2023-07-21