PENGEMBANGAN POTENSI WILAYAH PERTANIAN DISTRIK HOMEO KABUPATEN INTAN JAYA

  • Novita Condro Universitas Ottow dan Geissler Jayapura
Keywords: wilayah pertanian, tanaman pangan, hortikultura, intan jaya

Abstract

Pengembangan wilayah sesungguhnya merupakan program yang menyeluruh dan terpadu dari semua kegiatan, yang didasarkan atas sumber daya yang ada dan kontribusi pada pembangunan suatu wilayah tertentu. Pengembangan wilayah berbasis input namun surplus sumber daya alam menunjukkan kondisi dimana berbagai SDA yang mengalami surplus yang dapat diekspor ke wilayah lain baik dalam bentuk bahan mentah maupun bentuk setengah jadi. Pengembangan wilayah berbasis komoditas unggulan menekankan pada pilihan komoditas unggulan suatu wilayah sebagai motor penggerak pembangunan, baik di tingkat domestik maupun internasional. Pengumpulan data ditempuh melalui survey lapangan, baik ke instansi terkait maupun ke kawasan perencanaan. Data yang diperoleh meliputi Karakterisitik dan Potensi Sektor Pertanian yang selanjutnya digunakan untuk analisa dalam pengembangan wilayah pertanian melalui pendekatan sumberdaya alam dalam hal ini komoditas tanaman pangan dan hortikultura.hasil penelitian menunjukkan produktivitas pertanian holtikulura di Distrik Homeo masihlah rendah dibandingkan dengan produktivitas rata-rata nasional untuk setiap 1.000 m2 lahan pertanian. pengembangan wilayah berbasis karakter sumber daya, yang sesuai dengan kondisi eksisting Distrik Homeo adalah pendekatan pengembangan wilayah berbasis sumber daya tanaman pangan dengan komoditas unggulan ubi jalar dan jagung.

Published
2018-01-15
How to Cite
Condro, N. (2018). PENGEMBANGAN POTENSI WILAYAH PERTANIAN DISTRIK HOMEO KABUPATEN INTAN JAYA. Jurnal MEDIAN Arsitektur Dan Planologi, 8(01), 39-47. Retrieved from https://ojs.ustj.ac.id/median/article/view/293