PEMBUATAN SISTEM IRIGASI BARU DI RAWA BADE II KABUPATEN MAPPI, PROVINSI PAPUA
Abstract
Irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian dan sejenisnya
yang meliputi irigasi air permukaan, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa dan irigasi rawa. .
Dampak lingkungan dari irigasi adalah perubahan kuantitas dan kualitas tanah dan air akibat
irigasi. Dampak juga terlihat di alam dan lingkungan sosial di hulu dan hilir sungai yang dijadikan
sumber irigasi. Dampak lingkungan berakar dari perubahan kondisi hidrologi sejak instalasi dan
pengoperasian irigasi.
Irigasi juga bisa diartikan sebagai aliran air secara buatan dari sumber air yang tersedia kepada
sebidang lahan untuk memenuhi kebutuhan tanaman.
Sarana irigasi merupakan faktor penting dalam usaha tani khususnya tanaman pangan. Kerusakan
jaringan sistem irigasi akan mengancam peningkatan produksi pangan. Di masa yang akan datang,
infrastruktur irigasi harus dikelola secara lebih baik agar sektor pertanian dapat mewujudkan
diversifikasi pertanian, semakin luasnya konservasi sistem irigasi, serta kearifan lokal dan modal
sosial dalam pengelolaan irigasi dapat terpelihara.
Dengan merencanakan system jaringan irigasi yang baik seluas 1400 Ha, di harapkan bisa
membantu masyaratkat untuk membuka lahan baru,untuk perkebunan ataupun Sawah.

