ANCAMAN AKTIFITAS PELINTAS BATAS TERHADAP KEAMANAN KESEHATAN DI WILAYAH PERBATASAN RI-PNG (SKOUW WUTUNG) TAHUN 2011-2016

  • Aria Aditya Setiawan Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
  • Frits Jikwa
Keywords: Dampak Aktivitas Pelintas, Batas Wilayah Perbatasan RI-PNG Tahun 2011- 2016

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak aktivitas pelintas batas terhadap keamanan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG (Skouw Wutung) tahun 2011-2016. Masyarakat di sekitar wilayah perbatasan Indonesia-Papua New Guinea Skouw Wutung, baik itu yang berada di wilayah Papua maupun di seberang wilayah perbatasan yaitu masyarakat Papua New Guinea sering dan terbiasa melintas batas secara sengaja dan ilegal masuk ke dalam wilayah Indonesia maupun PNG. Masyarakat tersebut melakukan hal tersebut sebagai bentuk tujuan tradisional dimana adanya persamaan adat dan hak-hak tradisional sehingga batas-batas administratif tidak dihiraukan. Hal ini menjadi hal yang biasa dilakukan oleh masyarakat sekitar tanpa melalui prosedur keimigrasian yang formal. Masalah kesehatan masyarakat atau penduduk di wilayah perbatasan RI-PNG dapat bermula dari perilaku individu, keluarga ataupun perilaku-perilaku kelompok masyarakat dalam banyak hal yang menjadi ancaman keamanan kesehatan masyarakat yang di wilayah perbatasan tersebut adalah akibata dari kelalaian masyarakat perbatasan terhadap makan yang tidak teratur, dampak lingkungan, tempat tinggal tidak terjaga dengan baik,  masyarakat perbatasan tidak  menyadari akan ancaman  penyakit yang akan menyerang kesehatan mereka dengan aktivitas sehari-hari dimana masyarakat perbatasan tersebut selalu berkebun dalam pemenuhan kebutuhan hidup mereka. Dalam melakukan penelitian, guna mendapatkan data-data mengenai penulisan maka peneliti menggunakan metode deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang di selidiki dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan sebagai subjek atau peneliti berdasarkan fakta-fakta yang tampak dan juga, metode deskriptif ini juga menunjukkan bagaimana masyarakat bertindak dan berinteraksi.

Published
2018-03-09