VIRUS COVID-19, TATANAN KEPENDUDUKAN, DAN BONUS DEMOGRAFI DI INDONESIA
Abstract
Penyebaran virus Corona (COVID-19) sangat cepat. Kewaspadaan pada wabah yang semula hanya mendatangkan dampak berupa krisis di bidang kesehatan, kini bergeser menjadi multikrisis. Seluruh sektor pembangunan ikut merasakan dampaknya, salah satunya Bonus Demografi. Saat ini Indonesia sedang menuju masa Bonus Demografi dimana diprediksi bahwa antara tahun 2030 - 2040 jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan dengan usia tidak produktif. Situasi ini tentunya akan memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi. Namun merebaknya COVID-19 telah memporak-porandakan tatanan kependudukan di Indonesia. Usia produktif tersebut sedang berhadapan dengan ancaman virus corona. Pandemic tersebut menyebabkan penderitaan masyarakat karena hilangnya penghasilan, meningkatnya kemiskinan, berkurangnya asupan gizi dan berkurangnya akses terhadap kesehatan. Jika pandemik terus berlangsung maka sebagian penduduk yang akan mengalami usia produktif di masa mendatang akan tergerus karena dampak COVID 19. Hal ini sangat dikhawatirkan karena peluang perekonomian negara akan maju apabila generasi penerus mampu memiliki daya saing tinggi pada masa bonus demografi.