PEMETAAN SEBARAN PENDUDUK SEJAHTERA DAN TIDAK SEJAHTERA KAMPUNG YAMMUA DISTRIK ARSO BARAT KABUPATEN KERROM

  • BOSTA SIHOMBING Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
Keywords: sebaran penduduk, sejahtera, tidak sejahtera

Abstract

Masalah klasik di negara-negara sedang berkembang ialah kemiskinan yang tidak terkecuali di Indonesia. Beberapa faktor yang menyebabkan lambatnya laju pengurangan penduduk miskin diantaranya adalah terbatasnya dana maupun ketidaktepatan program pengentasan kemiskinan. Karena kemiskinan merupakan persoalan multidimensi dan sangat kompleks maka banyak faktor yang mempengaruhi jumlah dan tingkat kemiskinan di suatu wilayah.

 Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkankan dan menentukan faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di kampung yammua distrik arso barat Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah penduduk miskin, jumlah sarana pendidikan dan kesehatan serta data demografi pada kampung yammua.

Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda dan akan dilakukan pembuatan peta kemiskinan. Ukuran kemiskinan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu kepada ukuran kemiskinan yang dikembangkan oleh BKKBN.

Sedangkan dalam pembentukan model regresi untuk melihat pengaruh ketersediaan sarana dan prasarana terhadap kemiskinan digunakan data yang berasal dari BKKBN dan BPS. Rata-rata keluarga miskin di Kampung yammua adalah 23.14% dengan persenatse terbesar sebesar 31,96% Jumlah sarana pendidikan dan Kesehatan serta jumlah penerima bantuan Kredit mikro tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Tingkat kemiskinan sangat dipengaruhi oleh banyaknya kepala keluarga yang tidak bekerja.

Published
2020-07-01
Section
Articles