DINAMIS https://ojs.ustj.ac.id/dinamis <p>Jurnal DINAMIS merupakan jurnal ilmiah yang pertama kali diterbitkan oleh Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).&nbsp; &nbsp; Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ini sebagai media penyebarluasan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi rumpun ilmu teknik sipil dan perencanaan, teknologi industri dan kebumian, informasi, kesehatan dan lingkungan, ekonomi, sastra, sosial dan politik.</p> en-US jhaurissa@ustj.ac.id (Jusuf Haurissa) syamusman01@gmail.com (Syamsudin Usman) Mon, 27 Jul 2026 00:00:00 +0900 OJS 3.1.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 STUDI ANALISIS GAYA IMPAK EXPANSION JOINT JEMBATAN BERDASARKAN VARIASI KELANDAIAN OPRIT DENGAN CIVIL 3D https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1641 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sambungan ekspansi merupakan komponen penting jembatan yang mengakomodasi pergerakan struktural sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara. Kondisi kemiringan jalan pendekatan jembatan dapat memengaruhi respons kendaraan saat melintasi sambungan ekspansi, yang berpotensi menghasilkan gaya tumbukan yang berbeda. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiringan jalan pendekatan terhadap gaya tumbukan kendaraan yang bekerja pada sambungan ekspansi jembatan. Geometri jalan pendekatan dimodelkan menggunakan Civil 3D dengan dua variasi kemiringan, yaitu 8% dan 10%. Data percepatan dan massa kendaraan digunakan untuk menganalisis besarnya gaya tumbukan yang bekerja pada sambungan ekspansi. Selanjutnya, dilakukan perbandingan antara kedua variasi kemiringan untuk menentukan pengaruh perubahan kemiringan terhadap gaya tumbukan kendaraan. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara kemiringan jalan pendekatan dan gaya tumbukan kendaraan pada sambungan ekspansi serta berfungsi sebagai referensi untuk desain jalan pendekatan jembatan guna meningkatkan kinerja dan umur layanan sambungan ekspansi jembatan.</span></span></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kata kunci</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> : gradien pendekatan, sambungan ekspansi, gaya tumbukan, sipil 3D</span></span></p> REYHAN LUTFI NURYARDAN, MOCH FAISAL FAJAR PRATAMA, FALDERIKA FALDERIKA ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1641 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0900 PEMERIKSAAN INDEKS ERITROSIT SEBAGAI PENENTU JENIS ANEMIA PADA PASIEN HIV DENGAN TERAPI ARV DI RS X JAYAPURA https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1645 <p>Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit infeksi yang dapat menyebabkan berbagai gangguan hematologi, salah satunya anemia. Selain infeksi HIV itu sendiri, penggunaan terapi antiretroviral (ARV) juga diketahui dapat memengaruhi pembentukan sel darah merah dan menyebabkan perubahan indeks eritrosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran indeks eritrosit sebagai penentu jenis anemia pada pasien HIV dengan terapi ARV di Rumah Sakit Abepura. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan uji laboratorium. Sampel penelitian berjumlah 32 pasien HIV yang menjalani terapi ARV dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan indeks eritrosit meliputi Mean Corpuscular Volume (MCV), Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH), dan Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC) dilakukan menggunakan hematology analyzer pada sampel darah vena EDTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien mengalami anemia (100%). Berdasarkan nilai MCV, kategori makrositik ditemukan pada 18 pasien (56,25%), normositik 10 pasien (31,25%), dan mikrositik 4 pasien (12,5%). Berdasarkan nilai MCH dan MCHC, kategori normokrom ditemukan pada 28 pasien (87,5%) dan hipokrom pada 4 pasien (12,5%). Jenis anemia yang paling banyak ditemukan adalah anemia makrositik normokrom sebanyak 18 pasien (56,25%), diikuti anemia normositik normokrom sebanyak 10 pasien (31,25%), dan anemia mikrositik hipokrom sebanyak 4 pasien (12,5%). Dengan demikian, anemia makrositik normokrom merupakan jenis anemia yang paling dominan pada pasien HIV yang menjalani terapi ARV di Rumah Sakit Abepura.</p> <p>Keywords : HIV, terapi ARV, indeks eritrosit, anemia, hematologi.</p> Maria Rosari Paembong, Valentino Mote, Oktavian Indriani ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1645 Wed, 15 Jul 2026 00:00:00 +0900 PERAN KONEKTIVITAS DAN AKSESIBILITAS SPASIAL DALAM PENGUATAN DESTINASI WISATA SEJARAH BIAK NUMFOR https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1664 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konektivitas dan aksesibilitas spasial dalam penguatan destinasi wisata sejarah Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor. Wilayah ini memiliki beragam situs peninggalan sejarah yang tersebar pada klaster darat dan laut, namun pemanfaatannya sebagai destinasi wisata masih bersifat parsial dan belum terintegrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif–spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang didukung analisis deskriptif untuk memetakan sebaran situs sejarah, menilai tingkat konektivitas jaringan transportasi, serta mengevaluasi aksesibilitas menuju dan antar lokasi wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran situs wisata sejarah membentuk jaringan multi-klaster yang menuntut pengembangan berbasis keterhubungan spasial. Bandara Frans Kaisiepo berperan sebagai simpul utama transportasi, namun konektivitas antar situs sejarah, khususnya antara klaster darat dan laut, masih terbatas dan belum didukung oleh rute wisata tematik yang terintegrasi. Dari sisi aksesibilitas, situs darat relatif lebih mudah dijangkau dibandingkan situs bawah laut, meskipun masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, fasilitas pendukung, dan sistem informasi. Temuan ini menegaskan bahwa konektivitas dan aksesibilitas merupakan faktor kunci dalam membangun sistem destinasi wisata sejarah yang terpadu, berkelanjutan, dan berdaya saing. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian perencanaan wilayah dan pariwisata, khususnya terkait integrasi tata ruang, transportasi, dan pengelolaan wisata sejarah di wilayah kepulauan.</p> Anna Maria Labok ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1664 Sat, 22 Aug 2026 00:00:00 +0900 EVALUASI PELAKSANAAN CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK (CDOB) PADA PBF LOKAL Y DAN PBF NASIONAL X KOTA JAYAPURA https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1657 <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p><em>Telah dilakukan penelitian Evaluasi Pelaksanaan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) pada PBF Lokal Y dan PBF Nasional X Kota Jayapura pada bulan April–Juni 2026. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan dan kesesuaian sistem distribusi obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat sesuai standar yang berlaku. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur, pengamatan langsung, dan telaah dokumen sesuai pedoman CDOB. Variabel yang diukur meliputi kesesuaian bangunan, manajemen personil, proses pengadaan dan penerimaan, sistem penyimpanan, pengemasan, transportasi, serta kelengkapan administrasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBF Nasional X dan PBF Lokal Y masing-masing memiliki tingkat kesesuaian 100% pada seluruh aspek yang dinilai. Rata-rata persentase kesesuaian kedua PBF adalah 100%, menunjukkan bahwa pelaksanaan distribusi obat di kedua PBF berada pada kategori baik dan sepenuhnya sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2025 tentang Standar Cara Distribusi Obat yang Baik.</em></p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>CDOB, PBF Lokal Y, PBF &nbsp;Nasional X, Kota Jayapura</em></p> Rima Anglia M.Farm, Herlando Philips Kakisina, Siska Syafitri, NurulHuda M.Nurdin, Nur Aida, Irenia Putri Budyana ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1657 Tue, 25 Aug 2026 00:28:51 +0900 ANALISIS PENGARUH FAKTOR MEDIS TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINIER SECARA SIMULTAN DAN PARSIAL https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1650 <p><em>Perkembangan penyakit dipengaruhi oleh berbagai faktor medis yang dapat digunakan sebagai indikator dalam memprediksi kondisi kesehatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor medis berupa usia (AGE), kadar low-density lipoprotein (LDL), dan high-density lipoprotein (HDL) terhadap perkembangan penyakit setelah satu tahun pengamatan (Y) menggunakan metode regresi linier secara simultan dan parsial. Data yang digunakan merupakan data medis pasien yang mencakup variabel perkembangan penyakit sebagai variabel dependen dan faktor-faktor medis sebagai variabel independen. Tahapan penelitian meliputi analisis deskriptif, visualisasi data menggunakan scatter plot, serta pembentukan model regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel HDL memiliki hubungan negatif yang lebih kuat terhadap perkembangan penyakit dibandingkan AGE dan LDL. Sementara itu, variabel AGE menunjukkan hubungan positif namun relatif lemah, sedangkan LDL memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap perkembangan penyakit. Analisis simultan menunjukkan bahwa AGE, LDL, dan HDL secara bersama-sama berkontribusi dalam menjelaskan variasi perkembangan penyakit, meskipun kemampuan model masih terbatas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor medis tertentu memiliki tingkat pengaruh yang berbeda terhadap perkembangan penyakit. Oleh karena itu, model regresi linier dapat digunakan sebagai alat analisis untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam perkembangan penyakit dan mendukung pengambilan keputusan di bidang kesehatan.</em></p> Tresi Aprilia, Supriyanto Supriyanto, Muhammad Achsin Samas, Hafni Aulida ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ojs.ustj.ac.id/dinamis/article/view/1650 Sat, 11 Jul 2026 00:00:00 +0900