JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
https://ojs.ustj.ac.id/abdimas
<p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Abdimas Dinamis : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (EISSN. <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1579058896" target="_blank" rel="noopener">2721-4478</a>)</strong> is a scientific journal of community service that was first published by the Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) through the Institute for Research and Community Service (LP2M). This Journal of Science and Technology as a medium for disseminating information contains the results of community service and empowerment activities in the form of applications from various fields of science including Civil Engineering and Planning, Industrial and Earth Technology, Computer Science, Information Systems, Health and Environment, Economics, Literature, Social and Politics.</p> <p style="text-align: justify;"> </p>Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJen-USJURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT2715-9973INTEGRASI WEBSITE DALAM MEMBANGUN KAMPUNG YAMMUA, DISTRIK ARSO BARAT MENUJU ERA DIGITAL
https://ojs.ustj.ac.id/abdimas/article/view/1636
<p><em>Kampung Yammua merupakan salah satu kampung yang berada di Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Meskipun sudah terjangkau dengan teknologi yang memadai namun kampung Yammua belum mempumyai website untuk memudahkan masyarakatnya dalam mendapatkan informasi tentang kampung tersebut. Sebelum pelaksanaan kegiatan pengabdian, sistem penyampaian informasi kepada masyarakat masih dilakukan secara konvensional, seperti melalui papan pengumuman atau penyampaian langsung oleh aparat kampung. Kondisi ini menyebabkan informasi tidak selalu tersampaikan secara cepat dan merata kepada seluruh masyarakat. Tujuan dari pembuatan denah ini adalah untuk memberikan informasi spasial yang jelas dan mudah dipahami oleh masyarakat, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam kegiatan administrasi, perencanaan wilayah, maupun pelayanan publik. Selain itu, denah kampung juga berfungsi sebagai media identitas visual yang mencerminkan karakteristik dan kondisi Kampung Yammua. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan melakukan observasi lapangan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi yang ada dikampung mengenai kehidupan sosial masyarakat, serta melakukan pendataan penduduk yang berdomisili di kampung Yammua dalam bentuk data administrasi, data likasi serta dokumentasi kegiatan kampung dengan tetap memperhatika etika pengelolaan data dan persetujuan dari pihak kampung serta masyarakat adat. </em><em> Website Kampung Yammua berhasil dibuat dan telah siap digunakan sebagai media informasi resmi kampung dan mencerminkan jati diri masyarakat kampung. Website ini memuat berbagai informasi penting, seperti profil kampung, data penduduk, fasilitas umum, galeri kegiatan, serta informasi kontak. Dengan adanya website ini, penyampaian informasi kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, terbuka, dan terstruktur. Selain itu, aparat kampung juga dapat memanfaatkan website sebagai sarana pengelolaan data administrasi secara digital.</em></p>Marthina MiniSri WidiastutiViktor I.S. Ajatanoi
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-052026-07-0572101710.58839/jad.v7i2.1636PENDAMPINGAN AKUNTANSI SEDERHANA BAGI UMKM SERTA PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK DI KAMPUNG ASYAMAN KABUPATEN KEEROM
https://ojs.ustj.ac.id/abdimas/article/view/1639
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat, terutama di daerah pedesaan dan wilayah yang masih berkembang. Di Kampung Asyaman, Desa Arso, Kabupaten Keerom, usaha kecil menengah atau UMKM menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat melalui berbagai jenis aktivitas usaha, seperti menjual barang, memproses hasil pertanian, bercocok tanam, serta melakukan usaha yang dilakukan di tingkat rumah tangga. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi berbagai masalah dalam mengelola keuangan usaha, terutama dalam hal mencatat dan membuat laporan keuangan yang sederhana. Kondisi ini membuat sulit untuk mengawasi kemajuan usaha, mengetahui seberapa untungnya, serta mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan. Selain itu, pelayanan publik di tingkat kampung masih mengalami masalah dalam administrasi, yaitu sistem pencatatan dan pengarsipan yang belum terorganisasi dengan baik. Karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan bimbingan tentang akuntansi sederhana yang bertujuan untuk para pengusaha UMKM dan pihak aparat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mencatat keuangan, membuat laporan keuangan yang sederhana, mengelola aliran uang dalam usaha, serta memperbaiki sistem administrasi layanan publik. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, latihan langsung, dan bimbingan terus menerus agar peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari. Hasil yang diinginkan dari kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara profesional, peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, serta tercapainya pengelolaan ekonomi dan administrasi kampung yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.</p>Mursid MursidSuyatno SuyatnoMugiati MugiatiLina Andayani
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-282026-06-28721910.58839/jad.v7i2.1639PENDAMPINGAN PENEGASAN BATAS BENDUNGAN BOTAWA BERBASIS GEOSPASIAL DI KABUPATEN WAROPEN
https://ojs.ustj.ac.id/abdimas/article/view/1649
<p><em>Pembangunan Bendungan Botawa di Kabupaten Waropen memerlukan dukungan data spasial yang akurat untuk menjamin kepastian batas area pelepasan yang menjadi bagian dari proses pengadaan tanah dan pengelolaan kawasan bendungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi Balai Wilayah Sungai Papua dan para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pemetaan serta pemasangan patok batas guna meningkatkan kepastian spasial area pelepasan Bendungan Botawa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis teknologi geospasial yang meliputi koordinasi dan identifikasi awal, survei lapangan, pengukuran menggunakan Global Navigation Satellite System (GNSS), pengolahan data Sistem Informasi Geografis (SIG), verifikasi batas secara partisipatif, serta pemasangan patok batas di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh titik batas area pelepasan berhasil diidentifikasi dan dipetakan secara akurat. Kegiatan ini menghasilkan peta batas area pelepasan bendungan, basis data koordinat spasial, serta patok batas yang terpasang pada titik-titik yang telah disepakati bersama. Selain meningkatkan kepastian spasial kawasan, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman dan kesepahaman antara Balai Wilayah Sungai Papua, pemerintah daerah, dan masyarakat mengenai posisi serta fungsi batas kawasan. Pendampingan yang dilakukan membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi geospasial yang dipadukan dengan pendekatan partisipatif mampu mendukung proses penegasan batas secara efektif serta mengurangi potensi konflik pemanfaatan lahan pada kawasan terdampak pembangunan bendungan.</em></p>Anna M LabokMercyana T Zebua
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-062026-06-0672182610.58839/jad.v7i2.1649PENINGKATAN LITERASI DIGITAL SISWA SMP YPK BETLEHEM SANGGARIA MELALUI PELATIHAN MICROSOFT WORD DAN EXCEL
https://ojs.ustj.ac.id/abdimas/article/view/1654
<p>Kemampuan literasi digital menjadi kebutuhan penting bagi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, mengerjakan tugas, dan mempersiapkan diri memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk memperkuat keterampilan siswa kelas 9 SMP YPK Betlehem Kampung Sanggaria, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom dalam mengoperasikan Microsoft Word dan Microsoft Excel. Masalah utama mitra adalah masih terbatasnya kemampuan siswa dalam mengetik dan merapikan dokumen, membuat tabel, menyimpan file, memasukkan data, menggunakan rumus dasar, serta menampilkan data dalam bentuk diagram. Metode kegiatan menggunakan pelatihan praktik dan pendampingan langsung yang disusun melalui tahap persiapan, survei, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan berlangsung pada 26-27 Februari 2026 dan diikuti oleh 20 siswa. Pengukuran capaian dilakukan melalui kuesioner <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> dengan tiga kategori, yaitu sangat bisa, bisa, dan tidak bisa. Hasil kegiatan memperlihatkan perubahan kemampuan yang positif. Pada materi Microsoft Word, kategori tidak bisa berkurang dari 64% menjadi 2%, sedangkan kategori sangat bisa naik dari 5% menjadi 64%. Pada materi Microsoft Excel, kategori tidak bisa menurun dari 72% menjadi 2%, sementara kategori sangat bisa meningkat dari 4% menjadi 50%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang menekankan praktik, contoh langsung, dan pendampingan personal efektif untuk meningkatkan kemampuan digital dasar siswa. Program ini dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam membangun budaya pembelajaran berbasis dokumen digital secara berkelanjutan</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>literasi digital; Microsoft Word; Microsoft Excel; pelatihan; siswa SMP</p>Rosalin Theophilia TayanePeliman NdibauHelen RiupassaRafif D. N. AndikaJimirson E. Way
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-182026-06-1872273310.58839/jad.v7i2.1654Pendampingan Digitalisasi Administrasi Rumah Kos Menggunakan Aplikasi KosManager pada Kost Syauqiyyah Bandung
https://ojs.ustj.ac.id/abdimas/article/view/1660
<p><em>Pengelolaan administrasi rumah kos yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan berbagai kendala, seperti kesulitan dalam pencatatan data penyewa, pemantauan pembayaran sewa, penyusunan laporan administrasi, serta pemantauan tingkat hunian. Kondisi tersebut juga dialami oleh pengelola Kost Syauqiyyah di Kota Bandung yang masih mengandalkan pencatatan konvensional sehingga proses administrasi belum berjalan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi mitra dalam melakukan digitalisasi administrasi melalui implementasi aplikasi KosManager. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, persiapan sistem, pendampingan implementasi aplikasi, penerapan pada aktivitas administrasi harian, serta evaluasi hasil penggunaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu mengelola data kamar, data penyewa, pencatatan pembayaran, dan laporan administrasi menggunakan satu aplikasi yang terintegrasi. Implementasi KosManager membantu pengelolaan administrasi menjadi lebih terstruktur, memudahkan pemantauan pembayaran sewa, serta mempercepat penyusunan laporan administrasi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil mendukung digitalisasi administrasi rumah kos melalui penerapan aplikasi KosManager yang sesuai dengan kebutuhan operasional mitra.</em></p>Iyus SupriadiWidodo WidodoRizkial Achmad
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-282026-06-2872344210.58839/jad.v7i2.1660