ANALISIS PEMANFAATAN BAHAN LIMBAH B3 KARBIT dan FLY ASH PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH dan MODULUS ELASTISITAS

  • Dewi Anggraeni Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
  • Arianto Tarangga Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
Keywords: Limbah B3 Karbit, Fly Ash, Kuat Tekan Beton, Kuat Tarik Belah Beton, Modulus Elastisitas Beton

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah B3 karbit dan fly ash sebagai pengganti semen
dalam pembuatanbeton mutu normal. Limbah B3 karbit banyak di jumpai di beberpa bengkel las gas
acetylene di jayapura yang pada umumnya tidak dilakukan pengolahan karena dianggap tidak bernilai
ekonomis, fly ash merupakan sisa pembakaran batubara yang dialirkan dari ruang pembakaran, berupa
serbuk yang sangat ringan dan berwarna keabu abuan. Fly ash yang digunakan berasal dari PLTU holtekam.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai optimum penambahan limbah B3 karbit dan fly ash
yang berfungsi sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus
elastisitas beton dengan fly ash 10% dan limbah karbit bervariasi dari 0%, 5%, 10%, dan 15% dari volume
semen portland. Metode yang digunakan dalam perencanaan mix desain menggunakan metode DOE
(Departement Of Environment). Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan tinggi 300 mm dan
diameter 150 mm.
Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 3 hari, 7 hari dan 28 hari. sedangkan untuk pengujian kuat
tarik belah dan modulus elastisitas dilakukan pada umur 28 hari. Dari hasil penelitian diperoleh beton
normal tanpa bahan tambah mendapatkan hasil uji paling optimum yaitu kuat tekan sebesar 30.43 Mpa
pada umur 28 hari, Kuat tarik belah sebesar 2.15 Mpa dan Modulus elastisitas sebesar 33294 Mpa. Beton
dengan Fa 10% + Lk 5% kuat tekan mencapai 24.60 MPa, kuat tarik belah 1.87 MPa, dan modulus
elastisitas 34666 MPa, beton dengan Fa 10% + Lk 10% kuat tekan mencapai 21.46 MPa, kuat tarik belah
1.80 MPa dan modulus elastisitas 30250 MPa, sedangkan beton dengan Fa 10% + Lk 15% kuat tekan beton
mencapai 19.24 MPa, kuat tarik belah 1.73 MPa, dan modulus elastisitas 27476 MPa. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa semakin tinngi penggunaan presentase bahan tambah maka semakin menurun hasil
nilai kuat tekan beton, kuat tarik belah beton dan modulus elastisitas beton.

Published
2020-06-30