EVALUASI KONDISI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI)

(STUDI KASUS RUAS JALAN PASIR PUTIH – ARWOI, MANOKWARI)

  • Winda Sary de Queljoe Institut Sains dan Teknologi Indonesia Manokwari
Keywords: Perkerasan Jalan, Pavement Condition Index (PCI)

Abstract

Untuk menunjang fungsi jalan dalam melayani kebutuhan transportasi, suatu jalan harus memiliki
kondisi yang baik agar pengguna jalan akan merasa aman dan nyaman ketika melintasi jalan
tersebut. Namun, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan lalu lintas dan berkurangnya umur
layanan jalan mengakibatkan tingkat pelayanan jalan menjadi menurun. Salah satu metode yang
digunakan untuk pengukuran kondisi permukaan jalan, yaitu metode Pavement Condition Index
(PCI). Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk mengukur kondisi permukaan jalan pada ruas
jalan Pasir Putih – Arowi. Survei kondisi permukaan jalan dilakukan dengan pembagian segmen
per 100 meter panjang. Posisi stasioning awal dimulai dari depan Inggandi (0+000) dan posisi
stasioning akhir pada tugu masuk Bakaro(3+000). Hasil penelitian menunjukan bahwa ruas jalan
Pasir Putih – Arowi 47% masuk dalam kategori “Good”, 27% “Fair”, kategori “Poor” dan
“Satisfactory” masing-masing 10%, dan kategori “Very Poor” dan “Failed” masing-masing 3%.
Secara keseluruhan nilai PCI yaitu 63,5 dengan katrgori “Fair”. Kerusakan yang terjadi
disebabkan oleh 49,3% faktor beban lalu lintas, 34,1% faktor iklim, dan 16,7% faktor lainnya.
Jenis kerusakan yang sangat mempengaruhi kondisi permukaan ruas jalan Pasir Putih – Arowi
adalah edge cracking, ravelling, dan potholes. Namun yang memiliki pengaruh lebih besar
terhadap kondisi permukaan jalan yaitu jenis kerusakan ravelling.

Published
2020-06-30