ANALISA UNJUK KERJA HEAT EXCHANGER TIPE T147D DENGAN METODE FOULING FAKTOR
Abstract
Alat penukaran panas atau heat exhanger (HE) adalah alat yang digunakan untuk memindahkan panas dari suatu sistem ke sistem yang lain. Media yang digunakan adalah air panas sebagai fluida panas, dan air biasa sebagai fluida pendinginnya (cooling water). Heat exchanger ini juga berfungsi untuk menurunkan temperatur sebelum masuk ke cooler, setelah dioperasikan beberapa waktu maka akan terjadi penurunan unjuk kerja dari heat exchanger tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengevaluasi unjuk kerja heat exchanger.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode fouling faktor (faktor pengotoran) ,Rf, yang diperhitungkan bersama tahanan termal lainnya. Fouling faktor juga dapat didefinisikan sebagai akumulasi endapan yng tidak diinginkan pada permukaan heat exchanger yang menyebakan terjadinya kerak, korosi, dan kebocoran.
Hasil yang dapatkan pada penelitin ini, yaitu kecepatan fluida dimana (um)= 2,048 m2/s untuk keadaan bersih, sedangkan (um)= 2,195 m2/s untuk keadaan kotor, (Re)= 133746,9 untuk keadaan bersih (Re)= 170938,05 untuk keadaan kotor, (U0)= 252,88 W/m.0C untuk bersih (U0)= 18,007 W/m.0C untuk keadaan kotor, dan (Rf)= 0,0515 W/m2.0C